knol2go knol
Alzheimer's Disease

This disease - first identified in 1906 by psychiatrist Alois Alzheimer - attacks the brain. It can be fatal.

Brain cells - also called neurons - are destroyed causing the sufferer to lose memory and have problems in thinking and behaving. Scientists are still unsure of the reasons why the neurons fail to function and eventually die. However, it has been discovered that two different changes occur in the brain of patients of this disease. They are

1) the build-up of amyloid into plaques

2) tangles get accumulated inside the neurons.

Alzheimer's Disease usually begins after the age of 60. It starts slowly and then the symptoms worsen as time goes on.


Share this page via Whatsappknol2go knol

     


knol2go knolknol2go knolsemail usfacebook.com/knol2gotwitter.com/knol2goknol2go knolsknol2go knol
knol2go knol


NotaKita.com
Penyakit Alzheimer

Penyakit ini yang menyerang sel-sel otak manusia ditemui oleh pakar psikiatri Alois Alzheimer pada tahun 1906. Sel-sel otak, yang juga dikenali sebagai neuron, binasa dan ini mengakibatkan penghidap penyakit Alzheimer kehilangan ingatan.

Masalah yang juga sering dihadapi oleh penghidap-penghidap adalah pemikiran yang merosot dan kelakuan yang luarbiasa. Ahli-ahli sains masih tidak pasti kenapa sel-sel neuron otak penghidap gagal berfungsi dan akhirnya mati. Akan tetapi, dua perubahan nyata diperhatikan pada otak pesakit penyakit ini.

1) pengumpulan amiloid menjadi plak

2) pengumpulan selirat dalam neuron.


Penyakit Alzheimer lazimnya bermula selepas umur 60. Pada awalnya, ia bermula secara perlahan dan simptom-simptom penyakit ini merosot dengan masa.

Kongsikan laman ini melalui Whatsappknol2go knol


 
knol2go knolknol2go knolsemail usfacebook.com/knol2gotwitter.com/knol2goknol2go knolsknol2go knol
knol2go knol
www.easy-hit-counter.com
Tag Heuer